Laporan Tahunan 2015

Program-program yang dijalankan pada tahun 2015 mengacu kepada rencana strategis (Renstra) dan rencana operasional (Renop) PCR tahun 2012 – 2016. Selain itu saran dan keputusan yang diambil pada rapat Dewan Pembinan Yayasan Politeknik Chevron Riau (YPCR) tahun 2016 juga menjadi pedoman dalam berbagai aktivitas yang dilaksanakan. Banyak hal yang dicapai oleh sivitas akademika Politeknik Caltex Riau pada tahun 2015, dari semua capaian tersebut yang paling membanggakan adalah meningkatnya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Caltex Riau. Hal ini merupakan indikator keberhasilan utama atas segala usaha panjang yang telah dilakukan keluarga besar Yayasan Politeknik Chevron Riau. Politeknik Caltex Riau menerima sebanyak 640 mahasiswa pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2015. Angka tersebut merupakan jumlah tertinggi sepanjang sejarah penerimaan mahasiswa baru PCR dan jumlah ini di atas target yang ditetapkan yaitu sebanyak 600 mahasiswa. Dengan minat masyarakat untuk kuliah di PCR yang sangat tinggi, Politeknik Caltex Riau memutuskan untuk meningkatkan kuota mahasiswa. Hal ini mungkin dilakukan karena fasilitas yang dibutuhkan sudah tersedia sejalan dengan selesainya pembangunan gedung baru PCR. Untuk menunjang kegiatan akademik sebagai dampak peningkatan jumlah mahasiswa maka jumlah laboratorium komputer ditambah serta dosen baru direkrut. Peningkatan jumlah mahasiswa ternyata juga diikuti dengan peningkatan tingkat keketatan masuk hingga menjadi 1 : 3,08. Hal ini berarti bahwa tidak hanya kuantitas mahasiswa yang bertambah tetapi juga kualitas mahasiswa ikut meningkat.

 

Peningkatan dari sisi output dan kualitas lulusan terus dilakukan guna menghasilkan lulusan PCR yang kompetitif. Secara sistemik dilakukan pembekalan dan advokasi kepada calon-calon lulusan dalam bentuk pelatihan, pengalaman kerja/magang/program COOP, job fair dan tracer study. Sampai dengan akhir tahun 2015, jumlah lulusan PCR adalah sebanyak 2247 orang. Terakhir pada tanggal 31 Oktober 2015 PCR meluluskan sebanyak 298 orang alumni dengan tingkat kelulusan tepat waktu mencapai 83,4%. Beberapa indikator utama yang diraih lulusan tahun 2015 diantaranya adalah IPK rata-rata untuk D3 sebesar 3,15 dan D4 3,22. Terjadi peningkatan dibanding tahun sebelumnya meskipun untuk D4 masih di bawah 0,05 poin dibanding target indikator yang ditetapkan Renop. Selain IPK, hasil test TOEFL yang diikuti calon alumni juga meningkat dengan nilai rata-rata sebesar 494. Meskipun angka yang diperoleh cukup tinggi dan di atas target indikator yaitu sebesar 470, namun angka ini masih belum bisa dijadikan acuan untuk menyatakan bahwa tingkat kemampuan bahasa inggris lulusan PCR sudah baik. Proses pengujian yang dilakukan masih belum memiliki standar TOEFL internasional sehingga data yang digunakan masih diragukan validitasnya.

Lulusan Politeknik Caltex Riau selain memiliki ijazah sebagai tanda telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses akademik, mereka juga dibekali dengan sertifikasi kompetensi yang terkait dengan bidang masing-masing. Misalnya saja sertifikasi Cisco Network Academy Program (CNAP) untuk mahasiswa program studi Teknik Komputer, Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Telekomunikasi dan Teknik Elekronika Telekomunikasi; serta sertifikasi kompetensi MYOB dan pasar modal bagi program studi Akuntansi. Selain itu sertifikasi bidang PLC bekerjasama dengan PT Schneider yang diberikan bagi mahasiswa program studi Teknik Mekatronika dan Teknik Elektronika. Salah satu program yang dicanangkan pada Program Hibah Kompetisi Peningkatan Mutu Pendidikan Politeknik (PHK-PMPP) adalah pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk bidang otomasi. Lembaga ini dimaksudkan untuk mendukung program sertifikasi kompetensi calon lulusan disamping akan dijadikan sebagai sumber pendapatan dengan melayani kebutuhan masyarakat khususnya industri.

Politeknik Caltex Riau sebagai institusi pendidikan tinggi selain menjalankan fungsi pembelajaran juga diwajibkan untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian. Hal ini merupakan wujud dari tridarma perguruan tinggi. Oleh karena itu selain memperkuat proses akademik dalam bidang pembelajaran, Politeknik Caltex Riau juga mendorong agar para dosen melakukan dan mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat. Peningkatan gairah meneliti untuk menghasilkan publikasi menjadi sangat penting karena memberi pengaruh yang besar dalam penilaian akreditasi program studi maupun akreditasi institusi. Disamping itu porsi penelitian dalam penilaian kenaikan jabatan fungsional dosen juga sangat besar. Oleh karena itu semangat meneliti para dosen harus terus-menerus didorong agar dapat memenangkan hibah penelitian dan pada akhirnya menghasilkan publikasi hasil penelititan. Patut disyukuri bahwa dari data yang ada menunjukan terjadi trend peningkatan. Pada tahun 2015 dosen PCR memenangkan sebanyak 38 paket hibah dengan total dana hibah sebesar Rp 609,100,000. Sedangkan jumlah publikasi ilmiah sebanyak 79 publikasi, baik berupa buku, jurnal dan seminar baik nasional maupun internasional. Yang paling menggembirakan dalam bidang penelitian adalah: persentase partisipasi dosen dalam melaksanakan penelitian meningkat pesat menjadi 75% dibanding tahun sebelumnya 70.51%.

Politeknik Caltex Riau memiliki visi untuk mampu bersaing baik secara Nasional maupun Internasional. Salah satu indikator sebagai wujud keberhasilan dalam menjalankan visi tersebut adalah: seberapa mampu para mahasiswa Politeknik Caltex Riau berkompetisi dengan mahasiswa lainnya yang ada di Indonesia dan bahkan di tingkat Internasional. Oleh karena itu Politeknik Caltex Riau terus mendorong para mahasiswa untuk aktif terlibat dalam berbagai kompetisi khususnya yang berbasis kompetensi.

Audit laporan keuangan tahun 2015 untuk tahun buku 2014 yang dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik memberi opini Wajar Tanpa Pengeculian (WTP). Ini berarti bahwa proses administrasi keuangan yang dilakukan sudah benar dan YPCR berhasil mempertahankan status WTP untuk laporan keuangan.

Dibidang kepegawaian, PCR memiliki Pegawai Tetap sebanyak 91 orang dan pegawai kontrak sebanyak 32 orang. Dari jumlah tersebut terdapat 79 orang dosen dan sisanya adalah tenaga kependidikan. Pada tahun 2015 YPCR menambah Pegawai baru sebanyak 31 orang, dimana pegawai tersebut terdiri dari dosen, tenaga kependidikan dan laboran. Namun disamping penambahan, pada tahun tersebut terdapat 4 orang dosen yang mengundurkan diri. Jumlah dosen yang cukup merupakan salah satu kunci agar proses akademik dapat berlangsung dengan baik. Namun jumlah saja tidaklah cukup, kualitas proses akademik juga sangat diperngaruhi oleh kualitas dan kualifikasi dosen. Oleh karena itu peningkatan kualifikasi dosen dengan studi lanjut dan peningkatan kompetensi dosen melalui training terus dilakukan. Pada tahun 2015 sebanyak 10 orang Dosen berhasil menyelesaikan studi pada program Magister. Pada akhir 2015 tercatat sebanyak 5 orang dosen yang sedang mengikuti program Magister dan 7 orang pada program Doktoral di dalam dan luar negeri. Ditargetkan pada tahun 2016 semua dosen sudah memiliki kualifikasi minimal S2 sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku. Dalam hal jabatan fungsional, terdapat peningkatan jumlah Lektor menjadi 27 orang dari yang sebelumnya hanya 24 orang. Dan pada tahun 2015 PCR memiliki 3 orang dosen yang memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala.

Dari data yang disampaikan pada laporan ini menunjukan bahwa hampir semua indikator kinerja menunjukan peningkatan dibanding dengan tahun sebelumnya. Tentunya hal tersebut sangat membanggakan sebagai hasil kerja keras dan kerjasama semua pihak tanpa terkecuali. Keberhasilan ini tentunya bukan berarti bahwa kita tidak perlu berbenah dan berinovasi lagi. Dunia terus berubah dan persaingan antar perguruan tinggi semakin ketat. Perbaikan-perbaikan dan inovasi baru perlu terus dilakukan dan digali agar Politeknik Caltex Riau terus eksis dan berkembang. Selain pencapaian – pencapaian seperti yang sudah disampaikan, masih ada kegiatan yang belum dilakukan pada tahun 2015 serta program-program lain yang akan menjadi tantangan pada tahun – tahun yang akan datang, diantaranya adalah:

  1. Kepercayaan Ditjen-Dikti yang besar kepada Politeknik Caltex Riau memberi manfaat yang besar dimana PCR selalu mendapat bantuan untuk pengembangan. Namun disisi lain PCR juga diharapkan dapat memberi kontribusi yang signifikan dalam mendukung program Pemerintah. Saat ini Ditjen Dikti mengharapkan Politeknik Caltex Riau membuka beberapa program studi unggulan daerah khususnya untuk wilayah Riau seperti Program Studi Pengeboran. Permintaan ini sudah berulang kali disampaikan dan Ditjen-Dikti siap untuk memberi bantuan guna melengkapi sarana yang dibutuhkan. Jadi alangkah baiknya jika Politeknik Caltex Riau dapat mewujudkannya.
  2. Mempertahankan budaya-budaya yang menjadi ikon kampus PCR, sejalan dengan semakin bertambahnya calon mahasiswa baru, serta masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas PCR.
  3. Program peningkatan kualifikasi staf sampai ke jenjang doktoral dan peningkatan jabatan fungsional akademik sampai ke lektor kepala bahkan hingga guru besar. Program ini sangat penting mengingat kualifikasi dan kualitas dosen memberi pengaruh yang sangat besar dalam penilaian akreditasi BAN-PT. Disamping itu, program pengingkatan kualifiasi dosen hingga ke jenjang doktor dimaksudkan untuk mendukung rencana pembukaan program pasca sarjana terapan di PCR.
  4. Terdapat dua Program studi D-IV yang akan habis masa berlaku Akreditasi di tahun 2017. Ditargetkan dokumen re-akreditasi akan dikirimkan pada tahun 2016.
  5. Peningkatan sinergisitas dan keterlibatan potensi yang ada di PCR untuk mencapai PCR yang lebih maju, berkualitas dan akuntabel.

Demikianlah ringkasan eksekutif dari laporan PCR tahun 2015, semoga menjadi bahan untuk terus mendorong kemajuan PCR.  Kami sadar, dengan segala kelebihan dan keterbatasan yang ada, PCR tidak akan mampu meraih prestasi dan pencapaian seperti yang disampaikan sebelumnya. Untuk itu, atas nama sivitas akademika PCR, kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi langsung maupun tak langsung bagi kemajuan dan pengembangan PCR. Terima kasih kami ucapkan kepada Dewan Pembina, Para pengurus, serta Para Pengawas YPCR dengan komitmen tinggi selalu memberikan arahan dan dukungan dalam program-program yang dilaksanakan PCR. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melalui Kopertis Wilayah X dan SP4 secara rutin dan berkelanjutan memberikan pembinaan yang baik bagi PCR. Pemerintah Provinsi Riau, Industri dan stakeholder lainnya, serta pihak lain baik organisasi dan perorangan yang terus memberikan kepercayaan dan berkomitmen dalam membesarkan PCR. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pimpinan PCR, Staf Akademik, Staf administrasi, Seluruh Mahasiswa, Teknisi, Petugas Kebersihan serta staf pendukung lainnya atas dedikasi dan menjadi tim yang solid dalam memajukan PCR. Marilah kita sama-sama selalu bersyukur atas apa yang sudah kita raih saat ini serta kita teguhkan tekad untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kampus ini.

Sharing is Caring

Older Articles

Comments