Presentasi Hasil Tracer Study 2019, PCR Terpilih Sebagai Best Presenter pada Seminar Pengembangan Program Pusat Karir di Yogyakarta

Pekanbaru (25/10) – Politeknik Caltex Riau kembali berhasil meraih prestasi pada tingkat Nasional. PCR berhasil meraih The Best Presenter pada kegiatan Seminar Nasional Pengembangan Program Pusat Karir Lanjutan/Tracer Study 2019 di Yogyakarta pada hari Rabu-Kamis, 23-24 Oktober 2019.

 

Pada kegiatan ini, PCR mengutus anggota Tim Tracer Study yang juga menjadi Kepala Bagian Penjaminan Mutu Internal Istianah Muslim, S.T., M.T untuk hadir dan mempresentasikan capaian tracer study pada seminar tersebut.

Seminar ini merupakan proses pelaporan proses tracer study yang dilakukan oleh Perguruan Tinggi yang lolos dalam Program Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir Lanjutan/Tracer Study (BPLPKL) yang diadakan oleh Kemenristekdikti.

PCR sebagai salah satu perguruan tinggi yang mendapat bantuan dana tersebut mengusulkan program Integrasi dan Optimasi Tracer Study Politeknik Caltex Riau dalam proposal yang diajukan pada Maret lalu. Dalam hal ini, PCR melakukan proses tracer study terhadap 352 lulusan tahun 2017.

     

Capaian Tracer Study tahun ini adalah 95,45% dan merupakan capaian tertinggi sejak 6 (enam) tahun terakhir dan dilakukan terhadap 8 (delapan) program studi PCR.

“Alhamdulillah, Tracer Study tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Tahun ini kita melakukan tracer kepada 352 lulusan dan diperoleh hasil sebanyak 95,45 %. Pencapaian ini merupakan tertinggi sejak enam tahun pelaksanaan tracer study,” ujarnya

Selain itu, pada tahun ini PCR juga meraih penghargaan sebagai The Best Presenter dan nominator Poster terbaik dari 200 perguruan tinggi yang mengikuti kegiatan ini. Untuk kategori poster, Pada tahun 2018 yang lalu, PCR telah meraih penghargaan sebagai The Best Poster. “Penghargaan ini sungguh luar biasa, kita terpilih sebagai yang terbaik dari keseluruhan perguruan tinggi di Indonesia yang mengikuti kegiatan ini. Dengan rasa bangga, penghargaan ini kita dedikasikan untuk PCR, seluruh anggota tim Tracer Study serta seluruh alumni dan industri yang turut membantu mensukseskan capaian Tracer Study pada tahun ini,” tambah isti.

   

Ketua Tim Tracer Study PCR yang sekaligus Wakil Direktur Bidang Pemasaran Kerja Sama dan Alumni Muhammad Ihsan Zul, M.Eng menyampaikan bahwa capaian tracer study tahun ini tidak terlepas dari kontribusi semua pihak. Ihsan mengatakan bahwa tracer study sudah menjadi kegiatan rutin dan diketahui semua pihak. Sehingga dari Direktorat, Ketua Program Studi, Dosen, Asisten Instruktur Laboratorium hingga Staf membantu kelancaran proses ini. Selain itu, Alumni sudah mengetahui bahwa mereka akan ditelusur setelah dua tahun kelulusan dan juga kami sangat terbantu dengan adanya email alumni yang sudah disiapkan pada saat mereka akan lulus di tahun tersebut.

Hasil tracer study diolah dan analisis dengan menggunakan aplikasi Business Intelligence, sehingga sangat membantu dalam memaparkan hasil hingga membuat visualisasi. Hasil ini kemudian didesain sedemikian rupa hingga menjadi bahan presentasi, Banner/poster dan buku tracer study. Capaian tracer study juga dapat diakses melalui dashboard di alamat http://kbp.pcr.ac.id.

Sebagaimana diketahui, tracer study merupakan sebuah kegiatan penelusuran data alumni yang dilakukan perguruan tinggi meliputi kondisi alumni sebelum dan sesudah bekerja dengan tujuan untuk mendapatkan inputan dalam memperbaiki proses pembelajaran, penggalangan dana, informasi pekerjaan, dan membangun jejaring sesuai dengan standar SPMI yang berlaku di PCR.

   

Dalam laporan tracer study tahun ini, lebih dari 80% lulusan PCR telah mendapatkan pekerjaan sebelum 6 bulan setelah kelulusan. Sedangkan lulusan memperoleh pekerjaan sebelum lulus sebesar 19,43%.

Sementara itu, Direktur Politeknik Caltex Riau Dr. Dadang Syarif Sihabudin Sahid, S.Si., M.Sc. sangat bangga dan senang terkait capaian yang diraih oleh Tim Tracer Study PCR.

“Alhamdulillah, tahun ini PCR banyak meraih prestasi pada tingkat Nasional. Terkait capaian Tracer Study pada tahun ini, saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang berkontribusi,” ujarnya

Dadang juga berharap dengan adanya data dari Tracer Study ini bisa membantu PCR untuk memperbaiki proses pembelajaran sehingga lebih bisa link and match dengan kebutuhan industri pada saat ini dan masa depan. 

  

 

  • Berita
Bagikan ke teman