Pekanabru (29/6) - Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali menorehkan capaian di bidang inovasi dan kekayaan intelektual. Dosen Jurusan Teknologi Industri PCR, Retno Tri Wahyuni, S.T., M.T., berhasil memperoleh Paten Sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum Republik Indonesia.

Paten tersebut merupakan hasil penelitian yang diajukan bersama M. Budi Satria Yonda, S.Tr.T. Keduanya mengembangkan sebuah perangkat data logger PM2.5 portabel untuk pemantauan kualitas udara bergerak yang dirancang guna mendukung pengukuran kualitas udara secara lebih akurat dan representatif, terutama pada wilayah dengan tingkat mobilitas yang tinggi.

Retno mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Ia menjelaskan bahwa permohonan paten diajukan pada Desember 2024 dan menerima pemberitahuan penerimaan paten sederhana pada 22 Juni 2026.

“Alhamdulillah, setelah menunggu kurang lebih dua tahun, akhirnya paten sederhana ini dapat diterima. Semoga inovasi yang kami kembangkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan teknologi pemantauan kualitas udara serta mendukung penelitian dan pengambilan kebijakan berbasis data lingkungan,” ujarnya.

Inovasi yang dipatenkan berupa perangkat data logger PM2.5 portabel yang dilengkapi sensor PM2.5, GPS, sensor lingkungan yang mencakup suhu, kelembapan, dan tekanan udara, mikrokontroler, layar LCD, serta media penyimpanan USB. Perangkat ini memungkinkan pengumpulan data kualitas udara secara bergerak dengan dukungan pencatatan parameter lingkungan secara terintegrasi.

Keunggulan utama invensi tersebut terletak pada mekanisme pengambilan sampel berbasis jarak. Berbeda dengan metode konvensional yang merekam data berdasarkan interval waktu tertentu, perangkat ini hanya melakukan perekaman ketika telah berpindah sejauh jarak yang telah ditentukan. Pendekatan tersebut menghasilkan distribusi titik pengukuran yang lebih merata secara spasial sehingga data yang diperoleh menjadi lebih representatif untuk pemetaan kualitas udara, analisis distribusi polusi udara, serta pemantauan lingkungan pada area dengan mobilitas tinggi.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Politeknik Caltex Riau dalam mendorong budaya riset dan inovasi yang berdampak bagi masyarakat. Selain memperkuat rekam jejak institusi dalam menghasilkan karya inovatif, perolehan paten ini juga menunjukkan kontribusi dosen PCR dalam menghadirkan solusi teknologi yang relevan terhadap isu lingkungan dan kualitas udara.

2 days ago Administrator