Pekanbaru (23/4) – Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional melalui keberhasilan salah satu dosennya dalam meraih pendanaan bergengsi. Rizki Dian Rahayani, S.T., M.T., Ph.D., staf pengajar di Jurusan Teknologi Industri yang akrab disapa Uki, berhasil memperoleh pendanaan internasional dari program Manaaki New Zealand Scholarship 2026 melalui skema New Zealand Alumni Community Project Grant.

Pendanaan tersebut diraih melalui proposal berjudul “Implementation of Solar PV-Powered Hydroponic Systems in Five Special Schools in Pekanbaru”. Program ini berfokus pada penerapan sistem hidroponik berbasis energi surya di lima sekolah luar biasa (SLB) di Pekanbaru sebagai upaya menghadirkan solusi inovatif dan berkelanjutan, sekaligus mendukung pembelajaran praktis serta meningkatkan kemandirian siswa.

Uki menjelaskan bahwa program ini dirancang tidak hanya sebagai implementasi teknologi, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan. “Kami ingin menghadirkan solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi siswa SLB. Melalui sistem hidroponik berbasis energi surya ini, mereka dapat belajar keterampilan baru yang aplikatif dan berpotensi meningkatkan kemandirian,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa integrasi energi terbarukan dalam dunia pendidikan menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi yang lebih adaptif terhadap tantangan masa depan. “Program ini diharapkan bisa menjadi model pembelajaran berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan, serta dapat direplikasi di lebih banyak sekolah,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan tim kolaboratif yang terdiri dari Noptin Harpawi, S.T., M.T.; Wiwin Styorini, S.T., M.T.; Furqon Andika, S.Pd., M.T.; Hamid Azwar, S.T., M.T.; serta Yuli Triyani, S.S.T., M.Eng. Kolaborasi lintas keahlian ini menjadi kekuatan utama dalam memastikan keberhasilan implementasi program di lapangan.

 

Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi PCR, tetapi juga menunjukkan komitmen institusi dalam mendorong inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi PCR sebagai institusi pendidikan vokasi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan solusi berkelanjutan di tingkat lokal maupun global.