Dua Mahasiswa PCR Wakili Indonesia di Cisco NetAcad Riders 2026 Tingkat Asia Pasifik
Kategori Lainnya
Berita Terbaru
Pekanbaru (13/4) – Dua mahasiswa Politeknik Caltex Riau, Andhika Wijaya Kusuma dan Tashya Aulia, terpilih sebagai delegasi Indonesia pada ajang Asia-Pacific, Japan and China (APJC) Cisco NetAcad Riders 2026 Round 2. Keduanya berhasil melaju setelah meraih Gold Medal pada babak pertama.
Pada putaran kedua, Andhika dan Tashya akan bersaing dengan peserta terbaik dari 15 negara di kawasan Asia Pasifik. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi di bidang jaringan komputer yang diikuti oleh mahasiswa dari berbagai negara.
Selain dua peraih Gold Medal, mahasiswa PCR lainnya juga menunjukkan capaian membanggakan. Hafidz Hr Shidqi, Fazan Najmal, dan Asyam Zahy Pratama Widodo berhasil meraih Silver Medal. Sementara itu, Dinda Salsabila, Roberto Carlos, dan Muhamad Zakky memperoleh Bronze Medal pada babak pertama.
Kompetisi Cisco NetAcad Riders merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Cisco Networking Academy. Kompetisi ini dirancang untuk menguji kemampuan teknis dan pemahaman mahasiswa di bidang jaringan komputer melalui simulasi menggunakan packet tracer serta soal teori yang mencakup konsep jaringan dan troubleshooting.
Seluruh peserta dari PCR merupakan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer. Partisipasi dan capaian ini menunjukkan kualitas serta daya saing mahasiswa PCR di tingkat internasional, khususnya dalam bidang teknologi jaringan.
Pembina UKM Cisco NetAcad Riders PCR, Harumin, S.S.T., menjelaskan bahwa pada tahun ini PCR mengirimkan 10 mahasiswa terbaik melalui proses seleksi internal yang melibatkan UKM Cisco serta rekomendasi dosen dan instruktur.
“Kami melakukan seleksi secara bertahap untuk memastikan peserta yang dikirim benar-benar siap bersaing. Alhamdulillah, hasilnya sangat membanggakan, mereka mampu melewati babak pertama dengan prestasi yang luar biasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, cakupan kompetisi ini sangat luas dengan peserta dari berbagai negara seperti Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, Kamboja, Laos, Tiongkok, Hong Kong, Jepang, Malaysia, Mongolia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Dari Indonesia, hanya tiga peserta yang melaju ke putaran kedua, yaitu satu dari Universitas Katolik Parahyangan dan dua dari Politeknik Caltex Riau.
Dengan capaian ini, diharapkan mahasiswa PCR dapat terus menunjukkan performa terbaik dan mengharumkan nama Indonesia pada tahap selanjutnya di kancah internasional.