PCR dan SMK Taruna Persada Dumai Gelar Workshop Redundansi Jaringan untuk Perkuat Kompetensi Siswa di Era Industri 4.0
Pekanbaru (6/11) - Sebagai bentuk komitmen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer (PSTRK) Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali melaksanakan kegiatan berbagi pengetahuan kepada masyarakat pendidikan, khususnya bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Kegiatan bertajuk “Workshop Redundansi Layer 2 dan Layer 3 dalam Topologi Mesh untuk Penguatan Kompetensi dan Daya Saing Siswa SMK di Bidang Infrastruktur Jaringan Komputer pada Era Industri 4.0” ini dilaksanakan pada Jumat, 26 September 2025, bertempat di Laboratorium Cisco PCR, Gedung Serba Guna Politeknik Caltex Riau. Workshop berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti oleh 39 siswa serta 7 guru pendamping dari SMK Taruna Persada Dumai.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer, Ketua Program Studi Teknik Informatika, serta Ketua Jurusan Teknik Informatika SMK Taruna Persada Dumai, didampingi oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan beberapa guru mata pelajaran produktif. Kolaborasi antara dua program studi di PCR, yakni Teknologi Rekayasa Komputer dan Teknik Informatika, menunjukkan semangat sinergi lintas bidang dalam mendukung peningkatan kompetensi siswa SMK di era digital.
Workshop tahun ini merupakan bagian dari kerja sama antara PSTRK PCR dan SMK Taruna Persada Dumai yang telah terjalin sejak penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 8 April 2021. Selama empat tahun terakhir, kolaborasi ini konsisten menghadirkan berbagai kegiatan berbasis pelatihan dan penguatan kompetensi di bidang teknologi informasi dan jaringan komputer. Tahun 2025 ini sekaligus menjadi tahun terakhir dari implementasi MoU tersebut yang ditandai dengan penyelenggaraan workshop praktis dan aplikatif seputar konsep redundansi jaringan, topik penting dalam dunia profesional teknologi informasi, khususnya di bidang infrastruktur jaringan komputer.
Workshop ini diketuai oleh Sugeng Purwantoro E.S.G.S dengan anggota tim dosen Yuli Fitrisia dan Silvana Rasio H, serta dibantu oleh lima mahasiswa aktif PSTRK yaitu Roberto Carlos, Rizky Aji, Ikram Maulana, Dinda Salsabila, dan Nabilah Salsa Putri Arman. Dalam kegiatan ini, para siswa diperkenalkan pada konsep redundansi di Layer 2 dan Layer 3 dalam jaringan komputer. Redundansi merupakan mekanisme penting yang memastikan jaringan tetap berjalan meskipun terjadi kegagalan pada salah satu jalur komunikasi. Materi disampaikan dengan memanfaatkan topologi mesh, struktur jaringan yang dikenal memiliki tingkat keandalan tinggi, serta mengenalkan dua protokol utama yang digunakan dalam industri, yaitu Spanning Tree Protocol (STP) untuk Layer 2 dan Hot Standby Router Protocol (HSRP) untuk Layer 3.
Pendekatan pembelajaran dilakukan dalam bentuk workshop interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga berkesempatan untuk praktik langsung menggunakan simulator Packet Tracer. Melalui simulasi ini, para siswa dapat memahami bagaimana konfigurasi STP dan HSRP bekerja dalam menjaga kestabilan jaringan serta mengatasi potensi terputusnya koneksi antar node dalam sistem mesh.
Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer Ibnu Surya, S.T., M.T. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen PCR dalam mendukung penguatan kompetensi digital dan kesiapan kerja siswa SMK, khususnya di bidang infrastruktur jaringan komputer yang menjadi tulang punggung transformasi digital di Era Industri 4.0. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang bagaimana konsep yang mereka pelajari di sekolah diterapkan dalam dunia industri dan profesional. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing lulusan SMK agar siap menghadapi kebutuhan pasar kerja modern,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Informatika SMK Taruna Persada Dumai mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas konsistensi Politeknik Caltex Riau dalam membimbing dan mendukung peningkatan kompetensi siswa mereka selama empat tahun terakhir. “Kolaborasi dengan PCR ini telah memberikan banyak manfaat, terutama dalam penguatan aspek teknis dan kesiapan siswa menghadapi sertifikasi maupun dunia kerja,” tuturnya.
Di penghujung kegiatan, tim PkM meminta umpan balik dari peserta terkait materi, metode pelatihan, serta saran untuk topik pelatihan lanjutan yang dibutuhkan oleh siswa di masa depan. Sebagian besar peserta menyatakan bahwa kegiatan workshop ini sangat bermanfaat karena membantu mereka memahami konsep jaringan yang kompleks dengan cara yang menarik dan mudah dipahami. Dari hasil evaluasi, peserta mengusulkan agar kegiatan serupa dapat dilanjutkan dengan topik-topik lanjutan seperti virtualisasi jaringan, cloud networking, dan keamanan jaringan (network security) yang menjadi tuntutan kompetensi di era transformasi digital.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer PCR tahun 2025 ini menjadi penutup yang bermakna dari empat tahun kerja sama yang produktif antara PCR dan SMK Taruna Persada Dumai. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan keberlanjutan yang lebih kuat antara dunia pendidikan tinggi vokasi dan pendidikan menengah kejuruan dalam upaya bersama membangun sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di era Industri 4.0.