Pekanbaru (17/6) – Politeknik Caltex Riau (PCR) kembali menorehkan capaian di tingkat internasional. Prestasi ini diraih oleh dosen dari Jurusan Teknologi Industri melalui keberhasilan memperoleh Hibah Internasional Humanitarian Technology Service Project (HTSP) 2026 yang diselenggarakan oleh IEEE Indonesia Section bekerja sama dengan Forum Pendidikan Tinggi Teknik Elektro Indonesia (FORTEI).

Tim yang dipimpin oleh Rizki Dian Rahayani, S.T., M.T., Ph.D. berhasil memperoleh pendanaan melalui proposal bertema energi terbarukan berjudul “Solar Energy Resilience Initiative for Educational Development at SD Negeri 017 Tanjung Beringin”.

HTSP merupakan program hibah yang mendukung implementasi teknologi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan sosial di masyarakat. Melalui program ini, tim PCR menghadirkan solusi energi berkelanjutan guna mendukung aktivitas pendidikan di daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik yang stabil.

Proposal tersebut berangkat dari kebutuhan SD Negeri 017 Tanjung Beringin yang memerlukan dukungan energi listrik yang lebih andal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, penerangan sekolah, penggunaan perangkat elektronik, serta pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.

Sebagai solusi, tim akan mengimplementasikan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 500 Wp sebagai sumber energi tambahan bagi sekolah. Pemanfaatan energi surya dipilih karena sesuai dengan potensi wilayah yang memiliki intensitas sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun, ramah lingkungan, serta mampu menjadi alternatif energi yang berkelanjutan.

Ketua tim, Rizki Dian Rahayani, S.T., M.T., Ph.D., yang akrab disapa Uki, menyampaikan bahwa keberhasilan memperoleh hibah ini menjadi kesempatan untuk menghadirkan teknologi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Melalui program ini, kami ingin menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya dikembangkan di laboratorium atau ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Kami berharap implementasi PLTS di SD Negeri 017 Tanjung Beringin dapat mendukung kegiatan belajar mengajar sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemanfaatan energi terbarukan sejak dini," ujar Uki.

Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pemasangan teknologi, tetapi juga pada upaya pemberdayaan masyarakat agar manfaat yang dihasilkan dapat berlangsung dalam jangka panjang.

"Kami akan memberikan pelatihan dasar terkait pengoperasian dan perawatan sistem PLTS kepada pihak sekolah dan masyarakat setempat. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat terus dimanfaatkan secara mandiri dan berkelanjutan setelah program selesai dilaksanakan," tambahnya.

Program ini dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Caltex Riau yang diketuai oleh Rizki Dian Rahayani, S.T., M.T., Ph.D., dengan anggota Noptin Harpawi, S.T., M.T., Wiwin Styorini, S.T., M.T., Furqon Andika, S.Pd., M.T., Hamid Azwar, S.T., M.T., Yuli Triyani, S.S.T., M.Eng., dan Muhammad Diono, S.S.T., M.T.

Selain menghadirkan sumber energi alternatif bagi sekolah, program ini juga mencakup edukasi dan pelatihan dasar mengenai pengoperasian serta perawatan sistem PLTS kepada pihak sekolah dan perwakilan masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan agar teknologi yang diterapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Capaian ini menjadi bukti komitmen Politeknik Caltex Riau dalam menghadirkan inovasi, kolaborasi, dan kontribusi nyata melalui penerapan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Keberhasilan meraih hibah internasional ini juga memperkuat peran PCR dalam mendukung pengembangan energi terbarukan serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.