Sejarah

POLITEKNIK CALTEX RIAU

Politeknik Caltex Riau

Sejarah awal dimulainya aktivitas operasional PCR diukir dengan bergabungnya 175 mahasiswa di Politeknik Caltex Riau pada jurusan yang kala itu terdiri dari tiga program studi Diploma, yakni Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi dan Teknik Komputer. Seiring perkembangan minat calon mahasiswa yang terus tumbuh dan berkembang, pada tahun 2003, Politeknik Caltex Riau kemudian menelurkan dua program studi setingkat diploma, yakni Mekatronika dan Akuntansi.

Kampus ramah lingkungan, bebas asap rokok, dan tertib lalu lintas. Prinsip ini dipegang teguh oleh Politeknik Caltex Riau. PCR merupakan kampus yang diprakarsai oleh PT Caltex Pacific Indonesia dan Pemerintah Provinsi Riau yang resmi berdiri pada tanggal 31 Agustus 2001 dengan motto “Empowers You to Global Competition”.

           

            

Pada tahun 2006, dibuka program studi baru dengan jenjang pendidikan D-4 atau setara dengan S1. Program studi tersebut adalah D-4 Teknik Elektronika Telekomunikasi, D-4 Sistem Informasi Industri dan D-4 Teknik Informatika. Hingga saat ini ketiga program studi tersebut telah terakreditasi di BAN PT. Selanjutnya pada tahun 2015 PCR kembali diizinkan membuka program studi baru jenjang D-4 yaitu D-4 Teknik Listrik dan D-4 Teknik Mesin. Kedua program studi tersebut dibuka sebagai bentuk kontribusi nyata PCR dalam mempersiapkan anak-anak bangsa untuk menjadi tenaga profesional di bidang energi dan permesinan, khususnya di Riau.

Hingga saat ini Politeknik Caltex Riau telah memiliki 10 program studi yang terdiri dari 5 program studi D-3 (Ahli Madya) dan 5 program studi D-4 (Sarjana Terapan). PCR memiliki komitmen untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dengan ditunjang infrastruktur terkini dan memadai. Hasilnya pada tahun 2015 Institusi PCR mendapat nilai akreditasi B yang dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

PCR terus berbenah dan selalu meningkatkan kualitas pendidikan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengisi posisi-posisi strategis di berbagi dunia kerja. Lulusan tersebut dibekali dengan skill dan soft skill yang terintegrasi di dalam kurikulum KKNI yang digunakan PCR. Keseriusan untuk meningkatkan kualitas pendidikan tersebut membawa PCR menjadi salah satu politeknik yang diperhitungkan di Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat melalui rilis Kemenristekdikti mengenai pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. PCR berada di urutan teratas sebagai Politeknik Swasta Terbaik di Indonesia.

Saat ini alumni PCR sudah berkarya diberbagai daerah di Indonesia dan bahkan dunia. Mereka telah membuktikan diri bahwa mereka mampu mengisi posisi-posisi strategis di berbagai bidang kerja. Tidak hanya di tingkat Nasional mereka berperan sebagai tenaga profesional di dunia Internasional. Sebagian besar lulusan PCR bekerja di perusahaan-perusahaan industri perminyakan, provider telekomunikasi, teknologi informasi, penerbangan, perbankan, pemerintahan dan berwirausaha.

- "PCR - Empowers You to Global Competition" -

 

 

Penerimaan Mahasiswa Baru

Brosur PMB PCR
 

Gabung PCR

 

Lokasi Kampus

 

Konsultasi Online

 

Layanan PMB

 

Kirim Pesan