Dukung UMKM, Dosen Mekatronika PCR Berikan Mesin Pemotong Pisang Otomatis kepada UMKM Mba Lami

Pekanbaru (30/11) - Mendukung Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas, dosen program studi Teknik Mekatronika Politeknik Caltex Riau menyerahkan mesin pemotong pisang untuk kripik pisang pada UMKM Mba Lami. Penyerahan alat ini dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2021.

 

Kegiatan penyerahan ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan oleh staf pengajar di Politeknik Caltex Riau. Pengabdian kepada Masyarakat merupakan kegiatan wajib dilaksanakan oleh dosen yang menjadi bagian dari tri dharma perguruan tinggi.

Kegiatan PkM ini dilakukan oleh Nur Khamdi S.Si.,M.T., Tianur, S.T.,M.Eng, Edilla, S.S.T., M.T., Amnur Akhyar, S.T., M.T. dan dibantu oleh mahasiswa Jodi Palermo, A.Md.

Kripik pisang merupakan salah satu jenis makanan cemilan bagi masyarakat secara umumnya. Dalam proses pembuatan kripik pisang ada proses pengirisan pisang yang tipis tipis untuk di jadikan kripik pisang. Selama ini pengirisan pisang di lakukan secara manual yaitu dengan cara parud pisang pada alat yang ada. Sehingga proses ini dapat berakibat cidera jari tangan terkena pisau parudnya. Selain itu juga proses ini cukup memakan waktu yang lama. “Hal tersebut merupakan latar belakang dari judul program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen di Program Studi Teknik Mekatronika,” ujar Nur Khamdi.

Ia juga mengatakan bahwa alat yang dibuat oleh PCR ini dapat membantu pihak UMKM dalam proses pemotongan pisang sebagai kripik pisang secara otomatis. Sehingga alat ini dapat mengatasi permasalahan seperti cideranya jari karena kena pisau dan dapat menghemat waktu yang di butuhkan dalam proses pemotongan pisangnya. Harapannya alat ini dapat meningkatkan produk UMKM dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Alat pemotong pisang sebagai kripik pisang otomatis dibuat dengan bahan baku stanless pada kerangkanya. Hal ini untuk menjaga higienis karena ini menyangkut makanan manusia. Adapun proses pemotongannya menggunakan pisau yang di putar menggunakan motor dalam hal ini motornya menggunakan motor yang biasa di pakai pada mesin cuci karena mempunyai torsi yang cukup baik. Mata pisau di pasang pada piringan yang hubungkan pada motor tersebut, adapun pemasangan pisau padapiringan di pasang secara miring agar pisang yang terpotong langsung jatuh ke wadah yang ada di bawah piringan.

Kemiringan mata pisau akan mempengaruhi ketebalan hasil irisan pisang tersebut. Pisang dapat disusun secara bertumpuk pada hopernyayang terhubung ke arah piringan pisau. piringan pisau akan berputar otomasi jika ada pisang yang tertumpuk di hoper, dan akan berhenti jika pisang dalam hoper sudah habis. Untuk menjalankan di awali dengan menekan tombol ON.

  • Berita
Bagikan ke teman