Festival Permadhis Sukses Hadirkan Lebih Dari 12.000 Pengunjung

Persaudaraan Mahasiswa Buddhis (Permadhis) Politeknik Caltex Riau (PCR) menggelar Festival Permadhis 2017 dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2561. Lebih dari 12.000 masyarakat Pekanbaru, mengunjungi acara yang telah diadakan pada 20 Mei – 21 Mei 2017 lalu ini.

 

Ketua pelaksana acara, Howandi Chandra menyampaikan, pada acara yang berlangsung di Komplek Pemuda Citywalk Jalan Pemuda ini, panitia mendatangkan penyanyi dari The Voice Kids Indonesia, Shem Edbert dan Shyakira, serta pertunjukan barongsai tiang, barongsai LED dan masih banyak lagi.

“Kami juga mengadakan kompetisi dance yang diikuti oleh 9 tim, lomba mewarnai yang diikuti oleh 80 peserta dan juga lomba fotografi yang diikuti oleh 100 peserta,” ujarnya.

Festival kali ini didukung tak kurang dari 45 sponsor dan 30 media partner. Selain itu, ada lebih dari 70 stand bazar vegetarian food, game dan pameran hadir turut memeriahkan acara Festival Permadhis.

“Hasil dari stand bazar kami alokasikan ke Yayasan Rumah Singgah Anak-anak Penderita Kanker," sebut Howandi.

Pada tanggal 2 Agustus lalu, seluruh panitia Festival Permadhis menyalurkan bantuan yang didapat dari hasil stand bazar ke Rumah Singgah Anak Kanker Pekanbaru yang berlokasi di jalan Kartini, Pekanbaru. Rumah singgah ini merupakan rumah yang dikelola langsung oleh Yayasan Anak Kanker Indonesia. Bantuan yang diberikan yaitu berupa obat-obatan, sembako, alat tulis, mainan dan keperluan lainnya.

Kedatangan seluruh panitia ini disambut hangat oleh pengurus maupun anak-anak yang ada disana. Kebahagiaan dan keceriaan terpancar saat seluruh panitia dan anak-anak tersebut ikut bernyanyi, menari dan tertawa bersama.

“Anak-anak tersebut tidak pernah mengeluh dan selalu bersyukur atas segala hal yang terjadi di dalam hidup mereka. Mereka semua percaya akan harapan dan keajaiban. Bahkan tidak sedikit yang hadir di Rumah Singgah terebut yang meneteskan air mata ketika anak-anak tersebut menyanyikan lagu Jangan Menyerah dan Laskar Pelangi,” ungkap Howandi.

Kedepannya, Permadhis ingin agar tetap dapat menyalurkan bantuan sosial kepada mereka yang membutuhkan. Sehingga dapat menyebarkan leboh banyak kegembiraan dan keceriaan.

 

 

  • Berita
Bagikan ke teman