PCR Undang Dokter Spesialis Forensik dalam Profesor & Expert Visit Series 2017

Pada tanggal 7 Agustus 2017, PCR kembali mengadakan Profesor & Expert Visit Series 2017. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, Profesor & Expert Visit Series 2017 yang ditaja oleh Soft Computing Researh Group (SCRG) Jurusan Komputer kali ini mengundang seorang dokter spesialis forensik, yaitu dr. Mohammad Tegar Indrayana, S.Ked., Sp.F. Beliau adalah satu dari tiga dokter forensik di Riau.

 

Bapak Memen Akbar, S.Si., M.T. selaku ketua SCRG Jurusan Komputer mengatakan, “Kami ingin mendengarkan masalah-masalah yang dihadapi oleh dokter forensik dalam menentukan suatu kasus. Harapannya kami dapat memberikan sentuhan IT dalam dunia forensik.”

Acara dibuka langsung oleh ketua Jurusan Komputer, bapak Ananda, S.Kom., M.T. Beliau menyambut sangat baik kegiatan yang dilakukan oleh SCRG dengan tema yang berbeda kali ini. Dalam pemaparannya, dokter yang mengambil spesialis di Universitas Indonesia ini menjelaskan beberapa materi mengenai informasi apa saja yang diminta oleh pihak kepolisian dan bagaimana beliau mendapatkan informasi tersebut dari mayat.

“Ada 4 informasi yang diperlukan dari seorang mayat, yaitu sex (jenis kelamin), age (perkiraan usia), race (ras), dan stature (perkiraan panjang badan),” tukas dr. Indra. “Masing-masing informasi tersebut dapat diperoleh dari ciri-ciri yang dapat kita kenali pada tulang dari mayat,” lanjutnya.

Selama kegiatan, para dosen sangat antusias memperhatikan materi yang disampaikan. Banyak pertanyaan yang disampaikan para dosen. Pertanyaannya bervariasi mulai dari pengalaman selama beliau melakukan forensik hingga pada bagaimana peranan IT yang pernah diterapkan dalam dunia forensik.

“Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kerjasama terutama dalam kolaborasi penelitian antara PCR dengan bidang kesehatan,” Imbuh Memen Akbar.

  • Berita
Bagikan ke teman

Komentar